Senin, 14 Maret 2011

IRMA&CHOLIL Wedding Art: solusi alternative souvenir pernikahan, bagaimana denganmu?




Mereka menyebut dirinya "Indie Art Wedding". Ini bukan sebuah band, melainkan sebuah komposisi duet dua sejoli pasangan musisi. Indie Art Wedding menurut personilnya bermakna, Indie secara budget, menghasilkan sebuah karya seni (Art) momentnya adalah pernikahan (Wedding). 
Mereka adalah, Cholil Mahmud dan Irma. Cholil sendiri dikenal sebagai vokalis dari band  'Efek Rumah Kaca' dan Irma adalah istrinya yang baru saja dinikahinya 5 Oktober lalu. Dan lagu mereka dirilis 11 Oktober kemarin. 

Entah menggunakan formula apa dalam pembuatan lagunya, tapi lagu yang mereka nyanyikan berdua dan dibagikan gratis di resepsi pernikahan mereka cukup menghibur di para pecinta musik indiepop. 
Diawali dengan Dua Langkah Kecil, suara gitar akustik nylon begitu kental di lagu ini, suara Irma terdengar sekilas seperti Sari dari White shoes and company. 

Lagu kedua Cinta itu sengit

"Aku tak suka ku tak juga berhenti merokok
Aku tak suka kamu tak suka aku merokok
Aku tak suka kamu selalu bangun kesiangan
Aku tak suka kamu tak suka ku kesiangan"
Seakan pasangan ini mengungkapkan ketidaksukaan mereka terhadap kebiasaan masing - masing. tanpa harus saling menggurui satu sama lain, sungguh unik.

Untuk anak - anakku dan anak dari anak - anakku
menjadi lagu ke tiga, seakan sebuah petuah orang tua kepada anak - anak nya,

"...mimpikan ayah ibumu tidak bertengkar
tak ada piring terbang, yang melayang - layang
tidak ada baku hantam, semua senang..."


Hidup itu pendek, Seni itu panjang
Mungkin ini satu - satunya lagu yang menggunakan drum. Lagi - lagi Cholil dan Irma mencoba berbagi petuah untuk semua orang. Tidak dipungkiri, Cholil merupakan salah satu musisi yang sangat berbakat mampu merangkai tema lirik yang unik dan nada yang manis ditambah dengan Bahasa Indonesia, dan tidak semua orang bisa mengapresiasikan kata-kata dengan Bahasa Indonesia, yang'tidak biasa'.

"ANGRY BIRDS" GAMES MAHO DENGAN JUTAAN PENDOWLOAD



Game yang satu ini patut diakui tengah mencuri perhatian gamer. Situasi ini lantas dimanfaatkan beberapa vendor untuk menggandengnya.
Apalagi kalau bukan untuk menarik konsumen bagi device masing-masing. Tak terkecuali Hewlett-Packard (HP) dengan perangkat berbasis webOS-nya.
Sebagai platform baru, webOS tentu tak mau ketingalan memanfaatkan momen penting seperti ini. HP menjanjikan Angry Birds bakal hadir di webOS





Ya, HP pun ternyata kepincut dengan Angry Birds. Seperti diketahui, game ini demikian populernya hingga menempati unduhan papan atas di platform iOS. Bahkan platform Android pun kini tengah serius bekerjasama dengan Rovio, selaku si pengembang Angry Birds.

NOKIA BERALIH KE WINDOWS 7

Nokia dan Microsoft bekerja cepat setelah secara resmi mengumumkan aliansi strategis untuk mengembangkan smartphone berbasis Windows Phone. Hal tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar Nokia, Minggu (13/2/2011), jelang ajang Mobile World Congress (MWC) 2011 di Barcelona, Spanyol.
"Kami telah memiliki tim yang bekerja bersama di lokasi yang sangat menarik seperti Reykjavik (Islandia), dan mereka melakukan pertemuan untuk memutuskan waktu yang pas untuk merilis produk pertama Windows Phone," kata Jo Harlow, Senior Vice President Marketing Nokia. Ia menyiratkan bahwa produk pertama Nokia dengan Windows Phone 7 bakal keluar tahun ini juga.
Tim gabungan Nokia dan Microsot tersebut, kata Jo Harlow, bersama-sama mengembangkan inovasi dalam desain dan hardware untuk menghasilkan produk Windows Phone terbaik. Bahkan, dalam presentasinya, ia tak luput memamerkan konsep produk Nokia berbasis Windows Phone 7 dengan beberapa pilihan warna. Konsep produk Nokia dengan WP7 lainnya sebelumnya juga sempat bocor sehari setelah aliansi strategis diumumkan.
Dalam kesempatan tersebut, CEO Nokia Stephen Elop mengungkapkan alasan Nokia memilih Windows Phone sebagai platform utamanya dan potensi keuntungan yang diincar Nokia. Menurutnya dengan membayar lisensi Windows Phone kepada Microsoft lebih efisien ketimbang Nokia membenamkan investasi di platform sendiri di masa depan. Namun, tidak hanya itu, Nokia juga bisa berkontribusi besar ke dalam ekosistem yang juga digunakan vendor lainnya. Nokia juga bisa langsung memanfaatkan aset-aset bernilai dalam platform Windows Phone seperti Bing, XBox, Marketpace, dan jejaring iklan mobile.